Wednesday, September 21, 2005

"Subhanallah....AllahuAkbar ...."
Inilah kata yang terungkap saat pertama kali ummi menjejak tanah yang ada di Agra district, Uttar Pradesh-India. Sebelumnya tidak pernah terbersit dalam pikiran ummi bahwa kami akan sanggup mengunjungi Taj Mahal, yang konon termasuk salah satu dari 7 keajaiban dunia. Namun Allah berkehendak lain........ Semoga kesempatan ini bisa memberi atsar (bekas) tersendiri bagi kami untuk mengambil hikmah dari perjalanan panjang hidup ini. Amin.........

6 Maret 2005 :
Perjalanan dimulai dari Mumbai pada siang hari dengan menggunakan pesawat selama 2,5 jam ke New Delhi. Begitu keluar airport hmmm....kami bisa menikmati udara yang jauh lebih bersih dan segar daripada Mumbai. Senang sekali hati ummi bisa melihat banyak pepohonan hijau,taman-taman kota dengan bunga warna-warninya. Sampai ummi bilang ke abi: "Abi....nah ini dia India yang kayak film-film India." Abi bilang :" Ya karena ini kota pemerintahannya, Mi. Lihat gedung-gedung dan taman kotanya saja seperti di Eropa". Memang ummi lihat lingkungan itu sangat bersih, rapi, dan lenggang untuk ukuran ibu kota pemerintahan. Tak terasa taxi sudah sampai di hotel.
Mengingat kami membawa serta si kecil, maka kami langsung menuju Ashok Hotel yang berada di kawasan Chanakyapuri, berdekatan dengan kantor-kantor kedutaan besar yang berada di kota New Delhi. Abi mengingatkan ummi untuk beristirahat, mengingat besok pagi-pagi kami akan mengadakan perjalanan jauh. Abinya tahu kalo si ummi tuh kalo diajak jalan gampang kali capek .... Abi cari info ke Tour Hotelnya, terus booking Tour ke Agra. Akhirnya kami memutuskan Individual Tour saja, dengan pertimbangan walaupun sedikit lebih mahal, namun lebih nyaman & fleksible karena kita membawa anak kecil. Kan Auliya bisa bobo' dengan ummi di mobil, selain itu kami tidak terkungkung waktu & aktivitas yang harus diikuti oleh rombongan tour ke tempat-tempat yang sudah hotel tentukan. Akhirnya abi, ummi, dan Auliya bobo'...simpan energi buat besok.
7 Maret 2005 :
Pagi kami berangkat agak mundur dari rencana semula. Perjalanan yang harus ditempuh New Delhi-Agra 4 jam. Subhanallah.......di New delhi ummi bisa lihat masjid, Islamic center yang kebetulan jarang ummi temukan di Mumbai. Perjalanan yang kami tempuh melalui kawasan pedesaan ..... melihat kehidupan di pedesaan....tanah dan ladang yang luas,sehingga mata lepas memandang, tanpa harus terjebak lalu lintas seperti di Mumbai. Terlihat barisan orang hindu membawa bendera oranye untuk mengambil air suci, kata Raam, sopir kami.
Sopir membawa kami berhenti di sebuah kawasan dimana turis banyak berhenti sejanak, beristirahat minum kopi dengan snack India. Subhanallah.... lagi-lagi ummi berdecak kagum melihat taman bunganya. Ummi dan Auliya asyik sekali menikmati suasana alami, terdengar bunyi sittar India yang diamainkan seorang laki-laki dipintu masuk. Sampai tidak terasa berhentinya 1,5 jam sendiri. Nah waktu keluar dari halaman dan kebun luas kawasan itu, kami melihat seorang laki-laki tua meniup seruling dan seekor ular kobra tampak meliuk-liuk. Laki-laki itu melambaikan tangan kepada kami untuk ikut menikmati atraksi itu. Sebenarnya hati kecil ummi tertarik pingin melihat, tapi di sisi lain hiii.......ummi masih ngeri kalo ngelihat itu ular.
Kami melanjutkan perjalanan, ditengah jalan sopir menanyakan apakah kami ingin masuk ke Hindu Temple yang baru dengan arsitektur yang sekilas mirip dengan Taj Mahal? Kami bilang kami tidak akan masuk, kecuali berfoto saja. Ada juga satu Masjid yang sangat Indah arsitekturnya, seperti dari tanah/batu batamerah tua, kami lalui dalam perjalanan itu.
Satu hal yang membuat ummi sangat bahagia.....sepanjang perjalanan, kebetulam Auliya cukup banyak tidur karena cuaca sejuk....hujan. Ummi dan Abi menggunakan momen ini sebagai kesempatan sharing tentang masing-masing pribadi, masa lalu , dan latar belakang keluarga masing-masing (toh sopir tidak tahu karena kami memakai bahasa Indonesia). Maklumlah...........ummi & abi kan kagak ada masa pacaran maupun taaruf (masa saling mengenal). Juga pekerjaandan kesibukan abi sering membuat kami melupakan kebutuhan bertukar pikiran maupun perasaan. Subhanallah.........kayak orang baru pacaran aja ya............ (sambil senyum-senyum).

0 Comments:

Post a Comment

<< Home